Alasan Tersendiri, Isuzu Terjun Terlalu Dini Di Teknologi Common-rail

Lebih dini artinya akan lebih memiliki kesiapan dan pengalaman mengenai teknologi common-rail.
 

Teknologi common-rail pada diesel akan menjadi masa depan bagi mesin penenggak solar ini. Teknologi ini akan berjalan beriringan dengan penerapan standar emisi Euro 4 yang baru akan diberlakukan 2021 nanti. Di mana standar emisi Euro 4 akan mutlak menggunakan teknologi common-rail.

Walau demikian, Isuzu telah mantap melangkah lebih jauh dengan memperkenalkan Isuzu Elf NMR 81 dengan teknologi common-rail.

“NMR 81 merupakan truk pertama di kelasnya yang menggunakan teknologi common-rail untuk pasar Indonesia,” terang Ernando Demily Presiden Direktur PT IAMI saat ditemui di sela peluncuran NMR 81 di ICE Tangerang (02/08).

“Ini merupakan bentuk kesiapan Isuzu di masa depan. Semakin dini mengenal common-rail maka akan banyak benefit yang akan didapat. Salah satunya kesiapan skill teknisi yang semakin matang dan menguasai teknologi ini. Selain imej Isuzu yang akan lebih kuat sebagai pelopor truk berteknologi common-rail,” sambungnya.a

Saat ini Elf NMR 81 tetap mampu meminum solar Euro2, karena dirancang khusus untuk pasar Indonesia. Truk ini memiliki tenaga maksimum tertinggi di kelasnya, mencapai 150 PS.

Meski Truk ini masih bisa menenggak  solar berstandar Euro 2 saat ini. Dan untuk melangkah ke Euro4 tidak ada masalah sama sekali tinggal melakukan beberapa penyesuaian teknis dengan bahan bakar yang ada kelak. 

Sebelumnya, Isuzu telah memperkenalkan teknologi common-rail pada produk Giga dan NPS