Tata Motors Alami Ledakan Penjualan, Meningkat 51 Persen

Pesatnya pembangunan infrastruktur dan sektor komoditas yang kembali menggeliat, membuat Tata Motors mengalami peningkatan penjualan.
 

Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI), Agen Pemegang Merek (APM) Tata Motors menuai lonjakan penjualan ritel yang cukup menggembirakan. Ada periode April - Agustus tahun fiskal 2018/2019 Tata berhasil mendongkrak penjualan mencapai 51%. 

Kondisi ini dipicu membaiknya sektor komoditas, terutama pertambangan dan perkebunan, konstruksi serta logistik yang terjadi sejak paruh kedua tahun 2017. 

Total penjualan sepanjang April hingga Agustus 2018 secara ritel mencapai 528 unit atau langsung dari dealer kepada konsumen.

“Catatan lonjakan tersebut menunjukkan masyarakat telah memberikan respons positif terhadap Pick up dan Truk Tata Motors sebagai kendaraan andalan bisnis mereka,” ujar Commercial Vehicle Marketing Head TMDI, Wilda Bachtiar dalam siaran persnya, Kamis (27/09).

Lonjakan penjualan ditopang oleh varian pikap sebanyak 364 unit. Jumlah ini naik 24% dibandingkan kurun waktu yang sama pada tahun sebelumnya sebanyak 294 unit.

Sedangkan pada sektor truk terdapat kenaikan cukup besar sebanyak 193% dengan 164 unit dari sebelumnya 67 unit. Sebanyak 70% dari total truk terserap oleh sektor pertambangan dan sisanya diserap oleh sektor perkebunan, pertanian, konstruksi dan logistik