Bareng Mercedes-Benz dan BMW, Baidu Kembangkan Bus Swakemudi

 Bareng Mercedes-Benz dan BMW, Baidu Kembangkan Bus Swakemudi
Baidu akan mengembangkan perangkat lunak Apollo buatannya untuk mendukung pengembangan bus swakemudi ini.
 

Perusahaan raksasa teknologi di China, Baidu, akan mengembangkan bus swakemudi dan direncanakan mulai beroperasi tahun depan. Baidu merupakan perusahaan teknologi informasi yang menjadi pemain paling dominan di layanan mesin pencari internet. Popularitas Baidu di China mampu mengalahkan Google.

Kepala Eksekutif Baidu Robin Li dalam interview dengan The Wall Street Journal mengatakan, bus swakemudi ini akan diproduksi Baidu dengan menggandeng sejumlah mitra pabrikan otomotif. Situs CNET melansir, beberapa produsen otomotif dunia yang bergabung adalah Mercedes-Benz, BMW dan Audi.

Pengoperasian bus swakemudi ini diyakini akan mampu membantu menekan angka kecelakaan di jalan raya. Baidu akan mengembangkan perangkat lunak Apollo buatannya untuk mendukung pengembangan bus swakemudi ini.

Software Apollo akan digunakan untuk kebutuhan navigasinya. Agar penumpang tak bosan selama di perjalanan, Baidu juga melengkapi bus swakemudi buatannya nanti dengan sejumlah fitur hiburan.

"Kami memiliki visi, begitu penumpang masuk ke kabinnya, tidak perlu lagi menyentuh handphone. Semua yang dihadirkan di dalam kabin kendaraan ini akan memberikan pengalaman yang jauh lebih menyenangkan," ujar Robin Li dalam wawancara di California.

Proyeksi Baidu, tahun depan, bus swakemudi sudah dapat beroperasi di China. Lalu, akan dibuat juga kendaraan semi-swakemudi di 2019 dan akan diluncurkan ke pasar pada tahun 2021. Fabrikasi atau proses perakitan bus swakemudi ini akan dilakukan di China oleh salah satu perusahaan produsen bus di sana.

Sebelumnya, Baidu telah mengumumkan investasinya senilai 1,5 miliar dolar AS untuk mengembangkan kendaraan swakemudi ini yang akan digunakan dalam tiga tahun ke depan. Kabar bahwa Baidu akan mengembangkan kendaraan tanpa pengemudi ini sudah mengemuka pada 2015.