Cukup Tebus Rp 470 Juta, Bisa Dapat Bus Mewah dari Karoseri Gunung Mas Ini

Zeppelin G2 tampil dengan sejumlah pembaruan. Diantaranya pada lampu depan dan belakang berdesain baru dengan teknologi LED, desain bumper depan belakang baru serta sejumlah pembaruan di dasbor.
 

Karoseri bus Gunung Mas, Madiun, memamerkan satu unit bus premium berukuran besar berkapasitas 59 penumpang yang diberi nama Zeppelin G2 di ajang pameran kendaraan komersial Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2018 di JCC Senayan, Jakarta 1 sampai 4 Maret 2018.

Zeppelin G2 merupakan model bus besar terbaru dari karoseri ini sebagai generasi kedua dari model bus Zeppelin G1 yang meluncur ke pasar beberapa waktu lalu.

Zeppelin G2 tampil dengan sejumlah pembaruan. Diantaranya pada lampu depan dan belakang berdesain baru dengan teknologi LED, desain bumper depan belakang baru serta sejumlah pembaruan di bagian dasbor pada bagian interior.

Yang menonjol pada bus ini adalah ketinggian lantai kabin atau dek yang kini tampil lebih tinggi dari ukuran lantai bus yang standar. Sebagai bus high decker dengan lantai kabin tinggi, tampilan muka atau cowl depan bus ini juga mengalami pembaruan melalui penyematan kaca depan ganda atau double glass yang dipisahkan oleh pilar horizontal. Tampilan bus ini menjadi terlihat elegan dan gagah.

Bagasi tembus

Dek kabin yang tinggi membuat bus ini terlihat lebih jangkung. Ruang bagasi penumpang di bagian bawah dek menjadi lebih lapang. Bagasi yang bisa diakses melalui sisi samping kiri dan kanan bus pun tembus. Aneka barang bawaan penumpang bisa ditampung lebih banyak di bagasi bagian bawah ini. 

Bus model Zeppelin G2 bisa dipasang pada beberapa jenis chassis seperti misalnya chassis Mercedes-Benz OH 1526 atau chassis Hino R260. Menurut seorang staf Karoseri Gunung Mas yang kami tanyai di pameran, bus yang dipajang menggunakan chassis Hino R260 bermesin belakang.

Bus ini merupakan bus pesanan PO Titan Nirwana yang memesan 3 unit bus tipe yang sama dari Karoseri Gunung Mas. Soal harga jualnya, dia menyebutkan Rp 470 juta untuk bodi bus saja, belum termasuk harga pembelian chassis, seat, dan AC bus.