Laka Fatal di Tol Cipali: Bus Tiban Inten Melaju Kencang Hantam Beton Tiang JPO, Lalu Terbelah

Saking kerasnya bus menghantam tiang beton, bagian depan bus remuk dan terbelah hingga beberapa meter ke belakang.
 

Ruas jalan tol Cipularang-Palimanan (Cipali) kembali memakan korban. Kali ini kecelakaan fatal menimpa bus pariwisata PO Tiban Inten, asal Cilegon. Bus berplat nomor  A 7507 S  dan berkelir hitam ini mengalami kecelakaan tunggal menghantam beton tiang jembatan penyeberangan orang (JPO) di Kilometer 108+800 arah ke Jawa Tengah sekitar pukul 08.50 WIB, Sabtu (18/8/2018) pagi.

Saking kerasnya bus menghantam tiang beton, bagian depan bus remuk dan terbelah hingga beberapa meter ke belakang. Kaca depan pecah, bagian cowl bus, kabin depan, ruang kemudi dan pintu penumpang di bagian depan tak berbentuk lagi dan terdorong ke belakang hampir ke separuh badan bus.

Bus PO Tiban Inten seperti dalam foto yang mengalami laka fatal di ruas tol Cipali, Sabtu (18/8/2018) pagi.

Pihak pengelola tol Cipali membenarkan adanya insiden kecelakaan ini dan pengemudi bus bernama Muhidin (55), warga Garut, diinformasikan meninggal dunia di tempat. Petugas Patroli Jalan Raya Tol Cipali langsung menuju lokasi sesaat setelah kejadian dan langsung mengevakuasi korban sopir bus ke RSUD Clereng Subang. Kernet bus dikabarkan luka parah dan dirawat di RS Mutiara Hati.

Menurut Kepala PJR Tol Cipali AKP Azis Sarifudin, saat kecelakaan terjadi bus sedang kosong alias tidak mengangkut penumpang dan  melaju dari arah Palimanan menuju Cikopo. Dugaan sementara, sopir mengantuk, tidak menguasai kemudi dan membuat bus hilang kendali.

“Dari hasil olah tempat kejadian perkara serta melihat kondisi fisik bus yang hancur, bus diduga sedang dalam kecepatan tinggi, lalu terhempas ke bahu jalan menghantam guard rail dan menabrak JPO," kata AKP Azis Sarifudin. Menggunakan dua truk derek, bangkai bus kemudian ditarik ke markas PJR di Cilameri, Subang.