Tahun 2018 Ini Hino Kejar Target Penjualan 1.700 Unit Bus di Indonesia

Tahun 2017 lalu, Hino melalui ditributor utamanya di Indonesia, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMS), meraih penjualan 1.500-an unit bus yang didominasi oleh chasis bus tipe R260 (bus mesin belakang)
 

Selama bertahun-tahun Hino merajai pasar penjualan bus di Indonesia. Hino memegang pangsa pasar lebih dari 60 persen di segmen bus besar (big bus) di Indonesia melalui produk-produk chasis busnya mulai dari bus bertenaga 215 horse power sampai 285 horse power.

Tahun 2017 lalu, Hino melalui ditributor utamanya di Indonesia, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMS), meraih penjualan 1.500-an unit bus yang didominasi oleh chasis bus tipe R260 (bus mesin belakang) dan R215 (bus mesin depan) yang diserap oleh sektor transportasi seperti pengusaha bus pariwisata dan bus antarkota. Mengejar angka penjualan lebih tinggi dari yang didapat selama 2017, tahun 2018 ini HMSI menargetkan bisa meraih penjualan sebanyak 1700 unit bus besar berbagai tipe.

"Tahun 2016 ke 2017 penjualan bus tumbuh 34-35 persen. cukup besar, total market hanya tumbuh 27 persen nasional. Dengan melihat kondisi ekonomi rekatif baik dan stabil, Pemerintah sudah berusaha menjaga buying power masyarakat dengan atur suku bunga, tahun ini kita perkirakan penjualan naik di angka 1700-an unit," kata Santiko Wardoyo, Direktur Marketing & Sales HMSI di sela acara peresmian diler Mini 3S Hino Ciputat di Jl Ir Haji Juanda, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (7/2/2018).

Santiko menjelaskan, tahun 2018 ini kondisi politik nasional agak 'ngeri-ngeri sedap' karena ada Pilkada serentak pada bulan Juni. "Tahun depan ada Pilpres yang kampanyenya sudah dimulai tahun ini. Mudah mudahan pemerintah bisa jaga kondisi ini tetap kondusif," kata Santiko.

Tahun ini ekonomi diproyeksikan tumbuh 5,4 persen, tahun lalu kan 5,2 persen," lanjutnya. HMSI saat ini memasarkan chasis bus tipe R235, R260 RN 285 dan A215. HMSI juga memasarkan chasis bus kecil enam ban dan empat ban dengan basis Hino Dutro.