Daimler AG Tidak Takut Hadapi Sikap Agresif Tesla Garap Truk Listrik

Menanggapi rencana Tesla akan mengembangkan truk listrik, Daimler AG kini sedang menyiapkan beberapa model truk listrik untuk mengadang laju truk listrik yang diberi nama Tesla Semi tersebut.
 

Perlombaan kendaraan listrik kini sudah merambah segmen kendaraan komersial. Tesla, produsen mobil listrik ternama asal AS, sudah memperkenalkan truk listrik Semi yang mendapat sambutan hangat industri transportasi di daratan Amerika. Daimler AG, produsen kendaraan komersial di Eropa juga sudah mulai menguji coba truk listrik Axor ke sekitar 20 konsumennya dari beragam sektor bisnis dan memasuki tahap komersialisasi. Truk listrik diprediksi akan menjadi truk masa depan menggantikan truk bermesin diesel konvensional berbahan bakar fosil.

Tesla boleh dibilang sangat agresif menggarap truk listrik ini lewat Tesla Semi. Terhadap serangan kompetitor barunya ini, sebagai penguasa pasar truk. Daimler AG menyatakan tak pernah takut. Sembari melemparkan air dingin ke arah truk prototipe Tesla, CEO Daimler Trucks North America, Roger Nielsen menyatakan Daimler tetap akan menjadi pemimpin pasar truk di Amerika Utara.

Di pasar AS, Daimler AG saat ini memasarkan truk dengan merk Mercedes-Benz Trucks dan Freightliner, dan kini sedang menyiapkan beberapa model truk listrik untuk menghadang laju Tesla Semi.

Truk listrik Tesla Semi.

Truk-truk listrik yang sedang disiapkan Daimler ini sebenarnya bukan kompetitor langsung truk listrik Tesla Semi lantaran truk bikinan Daimler masuk kategori truk class 8. MIsalnya truk Freightliner eCascadia yang merupakan versi truk listrik dari truk flagship Daimler.

Daimler akan memulai pengiriman truk listriknya ke konsumen, beberapa unit dulu, setelah proses produksi dimulai tahun 2021 atau setahun sampai dua tahun setelah dimulainya produksi massal truk Tesla Semi di tahun 2019.

Dalam sebuah kesempatan tampil berbicara di pertemuan tahunan Asosiasi Pengusaha Truk Amerika, Roger Nielsen mengatakan, kunci utama memenangi persaingan pasar truk listrik adalah daya baterai dan konsumsi tenaganya. PIhaknya mengklaim, baterai di truk eCascadia bikinan Daimler lebih berperforma.

"Semuanya ini adalah tentang seberapa banyak konsumsi energinya," ujar Roger Nielsen seperti dikutip situs Electrek.com, Selasa (6/11/2018). Sejauh ini Daimler masih merahasiakan konsumsi energi di truk eCascadia. Namun, diperkirakan daya jelajah truk eCascadia jauh lebih baik dari truk Tesla Semi, yakni 250 mil versus 500 mil jarak tempuh dalam sekali isi baterai.