Lima Tips Mudah dan Aman Menyalip Kendaraan Besar

Lima Tips Mudah dan Aman Menyalip Kendaraan Besar
Sepintas mudah, tapi ada tata cara mendahului kendaraan besar yang tepat sehingga dalam pelaksanaannya tidak sampai menimbulkan masalah seperti kecelakaan.
 

Menyalip kendaraan besar seperti truk dan bus merupakan aktivitas yang sering terjadi ketika mengemudi mobil di jalan. Meski begitu, ada tata cara mendahului yang tepat sehingga dalam pelaksanaannya tidak sampai menimbulkan masalah seperti kecelakaan.

Ada lima tips menyalip kendaraan besar yang aman dan mudah dari dealer resmi Toyota, Auto2000. Kelima tips ini selain berlaku saat menyalip kendaraan besar, juga bisa diaplikasikan ketika menyusul kendaraan yang lebih kecil. Berikut tipsnya:

1. Pastikan Perlu

Faktor terpenting dari menggunakan sarana umum seperti jalan raya adalah keselamatan bersama. Tidak perlu memaksakan diri untuk melakukan sesuatu yang tidak perlu.

Selain itu jaga emosi dan tetap waspada, hindari keinginan adu nyali dengan pengendara lain hanya karena tidak rela mobilnya dilewati yang justru akan memicu masalah.

2. Pastikan Boleh

Ada alasan mengapa dipasang rambu dan marka jalan, salah satunya terkait kondisi jalan. Seperti marka jalan tidak terputus di tikungan atau jembatan yang menandakan dilarang mendahului atau pindah lajur akibat kondisi jalan yang tidak memungkinkan.

Pastikan Anda mematuhi aturan tersebut sebelum memutuskan untuk melewati kendaraan di depan.

3. Pastikan Aman

Manfaatkan kaca spion samping dan dalam mobil guna memantau kondisi jalan di belakang sebelum menyalip. Begitu juga dari arah berlawanan untuk jalan dua arah. Pastikan tidak ada kendaraan lain dan memiliki ruang yang cukup untuk kembali ke lajur kiri.

4. Pastikan Lancar

Walau situasi dan kondisi sudah memungkinkan, bukan berarti boleh mendahului seenaknya. Jika kosong dan aman, silakan lewati kendaraan di depan. Jangan lupa nyalakan lampu sein sebagai informasi kepada pengendara lain dan turunkan posisi gigi mobil supaya mendapatkan tenaga yang memadai.

Untuk mobil otomatis, bisa menempatkan tuas transmisi di gigi lebih rendah, lakukan kickdown atau mematikan menu overdrive. Tambah kecepatan dengan mulus dan lakukan manuver secara halus.

Hindari gerakan agresif yang membahayakan atau memicu emosi pihak lain. Tidak perlu membunyikan klakson yang justru akan mengganggu sesama pengguna jalan.  Saat kembali ke lajur, pastikan ada ruang yang cukup dan jangan terlalu dekat mobil yang disalip karena bisa mengganggu konsentrasi dan menyebabkan kecelakaan kalau ada kondisi darurat.

5. Pastikan Mampu

Performa mobil menentukan keaandalannya saat dipakai menyalip kendaraan lain. Jika mobil Anda bermuatan penuh pasti lebih sulit waktu mendahului. Dari faktor eksternal, kondisi lingkungan juga mempengaruhi, seperti saat hujan maka kinerja kendaraan tidak dapat dimaksimalkan karena berisiko celaka. Atau di malam hari yang membutuhkan kewaspadaan lebih tinggi dalam mengemudi.