Tak Ada Kabin Asli Kayu Pun Jadi

Kabin truk tua, yang kondisinya sudah tidak keruan, diubah menjadi bahan untuk menuangkan rasa dan budaya.
 

Bus-Truck.id berkesempatan bertandang ke Negeri Martabak beberapa waktu lalu. Kondisi keramaian di jalan boleh dikatakan semrawut dibandingkan kebanyakan lalu-lintas di Indonesia. Namun, ada yang cukup menarik di sana. Penampilan truknya yang beragam dan cukup mengherankan bagi kita yang melihatnya. Padahal di sana, boleh dibilang sudah menjadi salah satu industri kendaraan komersial yang berkategori 'raksasa' untuk belahan dunia timur.

“Itu truk-truk tua yang umurnya sudah lebih dari 15 tahun dan masih digunakan hingga saat ini,” terang Sakthi Krishna, Senior Manager South East Asia International Operation, Mahindra & Mahindra Ltd yang ditemui beberapa waktu lalu.

Menurut Sakthi, regulasi yang berlaku pada saat itu memperbolehkan pabrikan hanya menyiapkan sasis dan setengah kabin saja. Karena pada umumnya truk akan dimodifikasi kabinnya sesuai dengan kebutuhan yang ada. Uniknya tak sedikit yang memodifikasi dengan model pintu setengah ataupun pintu geser, bahkan ada pula yang model pintu teralis.

“Truk-truk seperti itu tidak lagi dijual dan semua truk yang dijual di India sudah sewajarnya truk dengan kabin utuh bikinan pabrik, seperti yang ditemui di Indonesia. Peraturan setempat mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan karena faktor safety,” tutup Sakthi.

Namun, ada hal yang masih masih melekat hingga era truk modern di India, yaitu penambahan 'aksesoris’ berupa sesajen, kemudian ruk yang dikellr aneka ragam warna menjadi salah satu ciri khas.