Scania Kembangkan Truk Sampah Bertenaga Fuel Cell

Truk dengan teknologi fuel cell sangat menjanjikan untuk dioperasikan di masa depan mengingat dorongan mengurangi emisi karbon di sektor transportasi kini semakin kuat.
 

Pabrikan truk Scania bekerja sama dengan Renova sedang mengembangkan truk bertenaga fuel cell untuk angkutan sampah di wilayah Swedia barat.

Truk ini sepenuhnya dioperasikan sebagai truk ramah lingkungan karena powertrain-nya sepenuhnya menggunakan motor listrik. Begitu juga untuk mengoperasikan compactor-nya yang berada di bak belakang.

"Kami sangat tertarik untuk mendapatkan pengalaman lebih banyak dari kendaraan fuel cell ini dari tangan pemakaiannya langsung saat dioperasikan sehari-hari," ungkap Marita Nilsson, Project Manager Electric Powertrain Technology Scania seperti dikutip Truckinginfo, Rabu (20/22/2019).

Dia menyebutkan, truk dengan teknologi fuel cell sangat menjanjikan untuk dioperasikan di masa depan mengingat dorongan mengurangi emisi karbon di sektor transportasi kini semakin kuat.

Truk ini selanjutnya dioperasikan di kawasan pemukiman dan akan mengumpulkan sampah rumah tangga di pagi hari. Saat dioperasikan, truk ini tidak mengeluarkan bising sekaligus tidak menghasilkan emisi gas buang,membuatnya atraktif dioperasikan sebagai kendaraan angkutan sampah untuk kawasan pemukiman. Renova menjadi perusahaan angkutan sampah pertama yang mengoperasikan truk hijau ini.

"Elektrifikasi truk dengan menggunakan sumber tenaga fuel cell dari hidrogen sangat menarik diaplikasikan pada kendaraan niaga besar seperti truk sampah ini dengan tetap mengedepankan kemampuan daya angkut, jarak tempuh dan lama operasional layaknya truk biasa," ungkap Hans Zackrisson, Head of Development Renova. Untuk pengoperasikan truk fuel cell ini, Scania dan Renova menggandeng Badan Energi Swedia (SEA) dan Royal Institute of Technology di Kota Stockholm. Truk fuel cell ini akan mulai resmi dioperasikan oleh Renova di akhir 2019 atau awal 2020.