Scania Luncurkan Truk G410 CNG Euro 6 Pertama untuk Pasar Thailand

Scania Siam di tahun 2018 lalu sukses menjual 600 lebih truk Scania mulai dari truk Seri P hingga Seri G untuk angkutan jarak jauh serta Seri R yang merupakan seri truk premium.
 

Produsen truk dan bus asal Swedia, Scania, resmi mengoperasikan pabrik perakitan baru untuk kendaraan niaganya di timur Bangkok.

Scania di pabrik ini memproduksi truk terbaru Scania G410 yang merupakan truk berbahan bakar CNG sekaligus truk pertama dengan standar emisi Euro 6 yang dijual di Thailand. Dengan bahan bakar CNG, truk ini jauh lebih ramah lingkungan.  

“Model G410 ini adalah pilihan alternatif terbaik. Truk ini dibuat untuk penggunaan bahan bakar CNG sejak awal, sehingga mampu bekerja lebih efektif daripada truk-truk konvensional yang dimodifikasi agar bisa menggunakan gas alam seperti yang beredar di aftermarket,” kata Erika Sundell, yang bertanggung jawab atas program Sistem Transportasi Berkelanjutan untuk Scania Siam.

Dengan delapan tabung CNG, truk ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 500 kilometer dalam kondisi membawa muatan penuh.

Investasi senilai 72 miliar baht Thailand ini memperkuat komitmen kuat Scania ke pasar Thailand dan Asean yang sejak tiga dekade ini telah menggarap pasar di wilayah ini. 

"Tidak diragukan lagi, ini merupakan investasi terbesar dalam sejarah Scania selama 128 tahun. Dengan bangga saya dan kolega saya inimenghadirkan produk dan layanan yang akan membawa Scania ke tingkatan baru di Thailand dan membawa kami jauh ke dekade berikutnya,” kata Stefan Dorski, direktur pelaksana Scania Siam Co., Ltd seperti dikutip situs The Nation, hari ini, Rabu (27/2/2019).

Pabrik baru yang menjadi tempat perakitan truk dan bus Scania ini berlokasi di kawsan Zona Perdagangan Bebas Bangkok dan akan menjadi landasan dari rencana ekspansi regional Scania.

Scania Siam di tahun 2018 lalu sukses menjual 600 lebih truk Scania mulai dari truk Seri P hingga Seri G untuk angkutan jarak jauh serta Seri R yang merupakan seri truk premium. Scania juga membukukan penjualan ebih dari 140 unit bus di 2018 lalu di Thailand.

Scania terkenal karena truk yang dibuat khusus sesuai dengan kebutuhan pelanggan dengan sempurna untuk memaksimalkan keuntungan mereka. Truk hasil customisasi ini membutuhkan waktu perakitan yang sedikit lebih lama ketimbang membuat truk standar. Namun, dengan pabrik baru yang kini berlokasi di dekat Kota Bangkok, Scania dapat memanfaatkan efisiensi produksi.

“Sekarang kita hanya perlu delapan minggu untuk membuat truk Scania yang dibuat khusus, dibandingkan dengan empat bulan waktu yang kami butuhkan untuk menyelesaikan pesanan di masa sebelumnya. Itu berarti pelanggan tidak akan menunggu terlalu lama lagi,” sebut Ruthger de Vries, wakil presiden eksekutif dan kepala Produksi dan Logistik Scania Siam.

Pembukaan pabrik di dekat Bangkok ini juga bertepatan dengan debut truk terbaru Scania untuk pasar Thailand yang diklaim konsumsi bahan bakarnya 5 persen lebih irit berkat mesin Scania yang paling canggih dan transmisi otomatisnya.

Truk terbaru Scania ini hadir dengan desain kabin baru yang meningkatkan visibilitas kenyamanan pengemudi melalui penempatan posisidashboard yang lebih rendah, serta posisi pengemudi yang disesuaikan. Truk terbaru ini juga meningkatkan keselamatan pengemudi melalui penambahan airbag samping untuk melindungi pengemudi dari kecelakaan saat truk mengalami rollover atau terguling.