Busworld India 2018 Dikritik, Tak Pamerkan Bus yang Ramah Penyandang Disabilitas

Pameran ini dikritik kalangan aktivis di India lantaran tak satu pun memamerkan bus yang ramah pada penyandang disabilitas.
 

Pameran industri bus terbesar di India, Busworld India 2018, yang berlangsung selama tiga hari mulai 29-31 Agustus 2018 diikuti oleh lebih dari 100 exhibitor. Mereka berasal dari agen pemegang merk (APM) merk bus, industri karoseri, industri permesinan, serta industri komponen dan industri pendukung lainnya.

Di pameran ini berlangsung di Bengaluru, masing-masing exhibitor menampilkan produk dan teknologi terbaru mereka.

Namun pameran ini dikritik kalangan aktivis di India lantaran tak satu pun memamerkan bus yang ramah pada penyandang disabilitas.

Mengutip situs New Indian Express, pameran yang digelar di Bangalore International Exhibition Centre (BIEC) di Tumakuru Road ini memang tidak satu pun yang memberi kemudahan bagi penyandang disabilitas mengakses transportasi bus.

Dalam sebuah konferensi yang digelar Interads Exhibitions Pvt Ltd, dibahas tentang pentingnya transportasi publik memberi akses bagi para penyandang disabilitas.

"Bus-bus yang ditampilkan memang memiliki banyak fitur smart, tapi tak satu pun yang mampu mengakomodir kebutuhan penyandang disabilitas," ungkap Meenu Bhambani, Mphasis Vice President and Head of Global corporate social responsibility.

Busworld merupakan pameran yang setiap tahun digelar berkala di sejumlah negara seperti Belgia, Turki, Rusia, Amerika Latin dan India serta tahun depan, 2019, untuk pertama kalinya akan digelar di Indonesia di JIExpo, Kemayoran. 

Busworld pertama kali dilangsungkan tahun 1971 di Flemish town di Kortrijk, Belgia, dan tahun ini memasuki tahun penyelenggaraan yang ke 45 tahun.

Busworld diakui sebagai salah satu pameran bus terakbar bagi industri dan produsen bus. Brand yang tampil berpameran di Busworld 2018 di Bengaluru, India, adalah Force Motors, Tata Motors, Goldstone-BYD, Lumax Auto, Subros, Time Technoplast dan lain-lain.

Sementara, industri pendukung yang tampil adalah bus and coach builders, OEM, produsen ban, cata, sampai perusahaan pembiayaan.