FUSO : Dukung Program Pemerintah Untuk Memajukan Mutu Pendidikan

Pertama kalinya melaksanakan program 'FUSO Belajar & Menginspirasi' sebagai salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus di bidang pendidikan.
 

Dunia kerja, merupakan tujuan siswa SMK setelah menempuh pendidikan formalnya. Namun, wawasan mengenai berbagai hal tentang dunia kerja, sangat diperlukan. PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), sangat memahami hal ini, sehingga melaksanakan program ‘FUSO Belajar dan Mengispirasi’ yang bertujuan meningkatkan wawasan dan pemahaman kepada siswa mengenai dunia kerja, melalui berbagi pengalaman dan pengetahuan sehingga mampu memberikan inspirasi kepada siswa SMK.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan karyawan KTB sebagai sukarelawan untuk memberikan materi soft skill dan gambaran mengenai dunia kerja kepada siswa, agar mereka siap saat memasuki dunia kerja.

Pelaksanaan program “FUSO Belajar dan Menginspirasi” di SMK Muhammadiyah 2 Metro Lampung menjadi gelaran penutup dari rangkaian tahap I program ini yang sebelumnya telah dilaksanakan secara berturut-turut di empat kota besar yaitu Medan, Palembang, Banjarbaru dan Makassar selama bulan Oktober hingga November tahun 2018.

Presiden Direktur PT KTB, Atsushi Kurita, mengatakan bahwa FUSO Belajar & Menginspirasi merupakan lanjutan dari program FUSO Vocational Education Program (FUSO VEP) di mana dalam kegiatan ini KTB memberikan unit Colt Diesel sebagai materi praktik yang menjadi kurikulum sekolah, kemudian secara berkala KTB memberikan pelatihan dasar otomotif (basic automobile) kepada para guru dan siswa SMK tersebut, serta di tahun ini juga, untuk pertama kalinya KTB mengadakan Kompetisi Keahlian Siswa yang diikuti oleh 550 siswa.

“Program CSR ini merupakan kontribusi KTB yang bertujuan untuk memajukan industri otomotif Indonesia melalui sektor pendidikan. KTB menilai bahwa kemajuan dapat didorong melalui peningkatan mutu pendidikan, dengan begitu diharapkan terlahir siswa-siswi unggul berprestasi yang dapat diserap oleh para pelaku industri,” ujar Kurita-san.

Suasana program di dalam kelas SMK

 

Lebih lanjut disampaikan Atsushi Kurita bahwa KTB ingin membangun motivasi kepada para siswa bahwa SMK memiliki daya saing unggul berupa ilmu praktik dan teknis yang dapat langsung diterapkan dalam dunia kerja. “Ini sejalan dengan kebijakan pemerintah untuk memberdayakan SMK dalam penyerapan tenaga kerja,”imbuh Kurita.

 

Setelah usai dilaksanakan di lima kota selama periode Oktober-November 2018, tahap II dari program ini rencananya akan dilaksanakan pada bulan Januari – Februari tahun 2019, di 5 kota di Pulau Jawa.

KTB berterima kasih atas partisipasi aktif dari berbagai pihak, terutama para sukarelawan, SMK mitra, dan jaringan Dealer dalam mendukung keberhasilan penyelenggaraan tahap I program ‘FUSO Belajar dan Menginspirasi’.

Semoga program ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas lagi pada sektor pendidikan di Indonesia, khususnya bagi para siswa SMK di Indonesia.