Menikmati Ayunan Lembut Suspensi Bus Midi Mercedes-Benz OF 917 Armada Perum Damri

Rute bus bandara Damri dari dan ke ITC Serpong tujuan Bandara Soekarno-Hatta saat ini mendapat dukungan sekitar 7 unit armada bus Mercedes-Benz OF 917 baru
 

Pada Senin, 26 November lalu, Perum Damri merayakan ulang tahunnya yang ke-72 dan diperingati begitu meriah di kantor pusat Perum Damri di Jalan Angkasa, kawasan Kemayoran, Jakarta. Dalam pernyataannya di perayaan ini, Direktur Utama Perusahaan Umum (Perum) Damri Setia N Milatia Moemin pihaknya memperkenalkan logo terbaru Damri untuk rebranding perusahaan sekaligus peremajaan armada.

Salah satunya adalah armada bus bandara yang merupakan penyumbang terbesar pendapatan perseroan selama ini. Bagian dari peremajaan armada ini, Perum Damri melakukan pembelian puluhan unit bus midi Mercedes-Benz OF 917.

Sejumlah bus midi Mercedes-Benz OF 917 ini dialokasikan untuk armada bus bandara dari dan ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Banten. Kami mencoba menaiki bus ini dalam perjalanan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta menuju BSD pada Jumat, 21 Desember 2018. Salah satu yang paling mengesankan di bus ini adalah kualitas suspensinya yang terasa sangat lembut mengayun. 

Kabin OF 917 bus Bandara Soetta

Kami mencoba duduk di bangku baris paling depan, ayunan lembut suspensi bus ini sangat terasa saat bus mulai masuk jalan tol Prof Sedyatmo. Begitu juga saat bus melintasi jalanan bergelombang di Jalan Raya Serpong. Karoseri Laksana yang merakit bus ini juga membuat peredaman yang cukup baik pada ruang kompartemen mesin sehingga raungan mesin diesel 4 silinder di bus ini terdengar halus.  

Saat ini terdapat 7 unit armada menuju bandara

Rute bus bandara Damri dari dan ke ITC Serpong tujuan Bandara Soekarno-Hatta saat ini mendapat dukungan sekitar 7 unit armada bus Mercedes-Benz OF 917 baru dengan karoseri New Tourista dari Karoseri Laksana. Bus ini menggunakan konfigurasi kursi 10 baris di sisi kanan dan 8 baris di sisi kiri plus satu bagasi kabin untuk tas bawaan penumpang. Untuk tempat duduk penumpang, bus menggunakan kursi dari Ardilla Malang warna krem two tone color.

Lantai flooring bernuansa kayu serta bagasi atas kursi bernuansa hitam elegan. Langit langit hadir dengan nuansa krem. Bus ini dilengkapi dengan kamera CCTV, jam digital di bagian depan, serta ducting AC, kotak P3K.