Truk Ranger Masih Mendominasi Pasar Truk Medium Duty Indonesia

Dari puluhan varian New Generation Ranger yang dijual Hino di Indonesia selama 2017, varian New Generation Ranger FM 260 JD menjadi yang paling laris.
 

Truk Hino Ranger series melalui New Generation masih merajai penjualan truk medium duty di pasar Tanah Air selama tahun 2017 kemarin.

Selama tahun tersebut, PT Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) yang menjadi sole distributor truk ini berhasil menjual sebanyak 16.768 unit truk New Generation Ranger. Truk ini menguasai 60 persen pasar dan menjadikan posisinya sebagai market leader di medium duty truck mengalahkan sejumlah kompetitornya.

Dari puluhan varian New Generation Ranger yang dijual Hino di Indonesia selama 2017, varian New Generation Ranger FM 260 JD menjadi yang paling laris.

New Generation Ranger FM 260 JD merupakan varian dump truk 6x4 dan selama 2017 membukukan penjualansebanyak 5.892 unit dan berkontribusi 35 persen pada penjualan Hino dalam medium duty truck selama 2017.

"Penjualan untuk FM 260 JD banyak ditopang oleh bisnis tambang dan konstruksi, dimana kedua segmen bisnis ini memang membutuhkan truk yang tangguh dan kuat mengangkut beban berat dan New Generation Ranger FM 260 JD adalah rajanya," kata Santiko.

Secara keseluruhan, selama 2017 HMSI sukses menjual 30.0007 unit kendaraan Hino, mencakup truk medium duty, truk light duty dan chasis bus. Penjualan tersebut melonjak 35 persen jika dibandingkan realisasi penjualan kendaraan Hino di tahun 2016. 

Santiko Wardoyo mengaku tak menyangka atas realisasi penjualan ini mengingat d awal tahun 2017, pihaknya menargetkan penjualan hanya sebanyak 28.000 unit. 

Hiroo Kayanoki, Presiden Direktur HMSI menyatakan, sangat gembira dengan hasil yang dicapai pada tahun 2017.

"Keberhasilan kita mencapai target, menandakan bahwa Hino semakin dipercaya oleh masyarakat sebagai truk yang handal dan kuat di segala segmen bisnis. Kami selalu memberikan best fit product untuk semua bisnis dan menjadi kan Hino sebagai one stop solution untuk kebutuhan armada bisnis,” kata Kayanoki.