Volkswagen Akan Membuat Pikap Double Cabin Listrik

Volkswagen Akan Membuat Pikap Double Cabin Listrik
Bakal dipasarkan untuk Eropa dan Amerika. Namun untuk Negeri Paman Sam, akan dipasarkan dengan nama Scout.
 

Pasar Amerika Utara, memang boleh dibilang unik dibandingkan dengan yang lain. Pasalnya di sana terdapat fanatisme tersendiri dengan merek Amerika.

Tak mengherankan ketika Volkswagen, perusahaan asal Jerman, menggandeng Scout untuk memasarkan pikap double cabin listriknya dengan merek tersebut. Tetapi hal itu memang tidak mengejutkan, karena cocok dengan tren umum untuk menggemparkan ikon, seperti Mustang, Hummer dan DeLorean.

Tetapi dalam hal ini, VW tak 'semurah' yang diduga. Ia tidak serta merta memperkenalkan Scout EV secara langsung, tetapi mendirikan perusahaan independen baru untuk merancang, merekayasa dan memproduksi pikap dan SUV tangguh untuk pasar Amerika Serikat (AS).

Unit bisnis terpisah untuk Scout EV tidak berarti bahwa semuanya akan dirancang dari awal, karena perusahaan akan memiliki akses ke "platform teknologi" Grup Volkswagen untuk meningkatkan sinergi.

Meskipun demikian, pikap dan SUV tangguh baru akan dibangun di atas konsep platform teknis baru. Sehingga publik AS pun akan merasakan bahwa ini merupakan mobil 'orisinal' Amerika.

Prototipe pertama akan diluncurkan pada tahun 2023, sementara produksi dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2026. Waktu yang cukup menarik, karena pada titik ini kita kemungkinan besar akan melihat generasi kedua dari pikap listrik dan SUV lainnya di pasar.

Volkswagen Group mengatakan bahwa kesuksesan di segmen R-SUV dan pikap sangat penting untuk meningkatkan profitabilitas di AS dan meningkatkan pangsa pasar hingga 10%.

Ini jelas merupakan langkah berani dari Volkswagen, terutama mengingat menurut laporan sebelumnya, EV Scout diharapkan memiliki harga mulai mendekati US$ 40.000 (Rp 583 juta).