Dari Ruang Kontrol Ini, Semua Aktivitas Bus dan Truk Scania di Indonesia Bisa Termonitor

Command Center ini berupa sebuah ruangan khusus yang dilengkapi dengan sejumlah perangkat komputer serta layar raksasa yang terkoneksi langsung ke seluruh armada Scania
 

PT United Tractors Tbk (UT) yang menjadi distributor utama penjualan bus dan truk Scania di Indonesia baru saja mengoperasikan Command Center berlokasi di lantai 2 kantor pusat UT di kawasan Cakung, Jakarta Utara.

Command Center ini berupa sebuah ruangan khusus yang dilengkapi dengan sejumlah perangkat komputer serta layar raksasa yang terkoneksi langsung ke seluruh armada Scania baik bus dan truk yang beredar di Indonesia melalui koneksi satelit.

Di Command Center ini, semua aktivitas armada bus dan truk Scania bisa dimonitor, termasuk data tentang kondisi kendaraan serta perilaku pengemudi selama mengoperasikan armada bus dan truk Scania di jalanan (on-road) maupun di medan tambang (off-road).

Tampilan Fleet Management System di Command Center, PT United Tractors

UT mengundang sejumlah media, termasuk kami dari Bus-Truck.Id untuk melihat dari dekat fasilitas Command Center milik UT yang terbilang canggih ini, pada hari Selasa, 5 April 2019 lalu. 

"Ajakan kita ke teman teman media melihat fasilitas Command Center ini adalah janji kita tahun lalu.  Fasilitas ini kami banggakan untuk memperbaiki aspek operasional untuk memberikan support yang lebih baik kepada customer," ungkap Loudy I. Elias, Direktur Marketing PT United Tractors Tbk (UT) saat menyambut awak media dengan ekspresi sumringah.

Bersamaan dengan undangan ke media melihat dari dekat fasilitas ini, UT juga menggelar kegiatan customer gathering yang mengundang sejumlah pengusaha bus pariwisata dan bus antarkota yang selama ini menjadi pengguna dan pelanggan Scania.  

Loudy mengatakan, timnya sudah menunjukkan fasilitas Command Center ini kepada kalangan pengusaha transportasi tersebut dan mereka sangat antusias menyambutnya. 

"Tadi kami bertemu customer dan mereka sangat antusias. Melalui fasilitas Command Center ini, mereka bisa memonitor pasokan untuk spare parts via smartphone.  Customer juga bisa melacak kendaraannya menggunakan fitur berupa Fleet Management System atau FMS dari kami. Misalnya. customer kami tahun lalu ada unitnya yang mengalami kecelakaan, kemudian kami bantu berdasarkan request customer kemudian kita download datanya dan akhirnya diketahui berapa kecepatan riil kendaraan dan juga kondisi pengemudian kendaraan," ujar lelaki bernama lengkap Loudy Irwanto Ellias itu.

"Misalnya. customer kami tahun lalu ada unitnya yang mengalami kecelakaan, kemudian kami bantu berdasarkan request customer kemudian kita download datanya dan akhirnya diketahui berapa kecepatan riil kendaraan dan juga kondisi pengemudian kendaraan,"  lanjut pria berkacamata itu.

Ia juga menjelaskan, melalui teknologi Fleet Management Service yang terdapat pada bus dan truk Scania yang terhubung dengan Command Center, para mitra usaha UT dapat mengetahui  kondisi bus dan truk serta kinerja pengemudi secara online. Teknologi ini memungkinkan para mitra usaha untuk memantau dari jarak jauh atau melalui aplikasi di telepon genggam kapan saja dan di mana saja.