Van Tenaga Listrik: Banjir Di 2024

Van Tenaga Listrik: Banjir Di 2024
Inggris salah satu surga van listrik dunia
 

Meski dikenal sebagai salah satu pusat otomotif dunia untuk kendaraan bermesin fosil namun Inggris juag semakin memantapkan posisinya sebagai pusat desain maupun rancang bangun kendaran listrik kelas dunia.

Salah satunya lewat Watt Electric Vehicle Company (WEVC). Pabrikan mobil listrik yang bermarkas di Cornwall itu semakin intensif melakukan uji jalan untuk eCV1 yang sudah ditetapkan sebagap produk perdana.

Neil Yates, yang jadi CEO dari WEVC, menyebutkan bahwa dalam merancang sebuah kendaraan listrik ada satu masa yang begitu penting yaitu kesempatan untuk mebuktikan bahwa semua teknologi serta fitur yang terpasang benar-benar bisa berfungsi sebagaimana mestinya. “Baru kemudian, masa yang penuh tantangan selanjutnya adalah periode produksi massal,” kata Neil lagi.

Baca juga : 12.000 Unit Bus Listrik Hadir di Nigeria

Watt eCV1 ini diproyeksikan bisa diprudiksi sampai 5.000 unit tiap tahun. Tentu saja masih membuka kesempatan bagi calon pembeli untuk menyampaikan detaik-detail yang spesifik jika diperlukan. Apalagi dalam rancang bangun kendaraan listrik terbuka jalinan kolaborasi dengan pihak lain. Kali ini WEVC mendapat dukungan dari ETRUX yang kampiun dalam hal kendaraan komersial.

Pihak WEVC kebagian merancang struktur kendaraan yang rencananya akan berbot 3,5 ton itu. Sementara pihak ETRUX akan mendesain serta membangun bodi sesuai dengan pesanan maupun kebutuhan pasar.

Keduanya juga masih didukung oleh PACES, sebuah institusi bisnis yang fokus di bidang teknologi. Tugasnya merancang serta membuat motor elektrik yang bisa menghasilkan daya serta performa yang sesuai dengan kebutuhan mobil van itu.

Salah satu keunikan dari eCV1 ini, dari sisi pasokan daya, ada pada desain baterai yang dijuluki “Cell-To Chassis”. Baterai nanti akan menyatu dalam struktur dasar dari kendaraan, tidak diposisikan terpisah seperti umumnya kendaraan listrik saat ini. Temuan ini diklaim akan bisa meningkatkan kekuatan struktur kendaraan, menurunkan bobot, sehingga bisa meningkatkan daya angkut barang.